Jumat, 30 Desember 2011

Putri Malu-Maluin Sejagat

 Putri Malu-Maluin Sejagat
Penulis: Beby Haryanti Dewi


Penerbit: Lingkar Pena Publishing House, 2011

Endorsement: “Sebagai pangeran, saya malu membaca kisah Putri Brinette dan Putri Concetta dalam novel ini. Saya ingin ubah tingkah laku maupun tingkah yang enggak laku-laku mereka biar nggak malu-maluin lagi!” –Boim Lebon, Pangeran Kegelapan Banget.

Sinopsis:

“Aduuuh… Brinette! Bunda enggak peduli kamu suka ngisep jempol kalo tidur, tapi pliiis… jangan jempol kaki! Bunda mau muntah!” Ratu Esterlia mencak-mencak. Sampai hilang jaimnya sebagai ratu.
***
Once upon a time… eng ing eng… jreng jreng jreng… hiduplah seorang putri raja yang hobi nguber-nguber ayam, ngejar-ngejar kambing, senang menangkap kodok, dan gemar menghisap jempol kaki ketika sedang tidur. Dialah Putri Brinette, anak dari Raja Arthur yang doyan tidur dan Ratu Esterlia yang sering salah menyebut nama. Putri Brinette tidak seanggun putri-putri kebanyakan. Sikapnya mendekati barbar. Tidak pernah mau berdandan, tidak pernah bisa berdansa, dan selalu membuat kekacauan di dalam istana.
Putri Brinette memiliki adik perempuan. Namanya Putri Concetta. Berbeda dengan Putri Brinette yang barbar, Putri Concetta memiliki perasaan yang sangat sensitif. Jika ada sesuatu yang menyakiti hatinya, ia langsung ingin bunuh diri. Alasan bunuh dirinya juga enggak penting-penting amat. Masak cuma gara-gara lihat ayam diuber-uber aja dia ingin bunuh diri? Lebay banget, kan?
Melihat “keunikan” yang dimiliki oleh anak-anaknya itulah akhirnya Raja Arthur dan Ratu Esterlia ingin mengadakan pesta dansa di istananya. Siapa tahu ada pangeran dari kerajaan seberang yang mau menikah dengan Putri Brinette dan Putri Concetta yang ajaib itu.
Kira-kira, ada enggak ya pangeran yang mau sama Putri Brinette yang tomboi dan Putri Concetta yang super-sensitif? Ikuti kisah Putri Malu-Maluin Sejagat, dongeng paling gokil dan ngocol sepanjang sejarah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar