Jumat, 05 Juli 2013

Stop Kitchen Nightmare dengan Modena

Biar begini-begini, suka ngasal dan nyablak, saya orangnya lumayan bersih, lho. Meskipun tanpa asisten rumah tangga dan punya seabrek pekerjaan sebagai freelancer di berbagai tempat, tak menyurutkan saya menjadi tukang bersih-bersih di rumah. Dan yang menjadi fokus utama saya selain kamar mandi adalah dapur, karena biasanya bagian ini merupakan tempat yang paling kotor di rumah.

Ketika saya masih tinggal di Jerman dan Australia, sih, tak masalah. Dapur apartemen di sana sudah oke, lengkap dengan kitchen set dan peralatan dapur modern. Kompornya pun flat, sehingga mudah dibersihkan. Saya sangat betah memasak dan selalu bersemangat membersihkan dapur saya yang bagus itu. Sampai teman-teman saya yang berkunjung terkagum-kagum dan berkomentar, Ya ampun, dapurnya bisa dibikin buat ngaca saking bersihnya!

Tapi, kitchen nightmare mulai menghantui saya begitu pindah kembali ke Aceh dan tinggal di rumah kontrakan seadanya. Saya harus memakai kompor gas portable biasa. Sebenarnya, sih, tidak apa-apa, saya tetap bisa memasak. Tetapi, selain tampilannya kurang stylish dan memakan tempat, membersihkannya juga repot banget. Saya memerlukan waktu dan tenaga lebih banyak untuk melenyapkan kotoran yang menempel; baik di bagian atas, bawah, dan dalam kompor, maupun di selangnya. Bahkan, saya sampai harus menggosoknya dengan sabut stainless steel, lho! Waduh, benar-benar jadi Upik Abu, deh, saya!

Gawatnya lagi, tak jarang saat membersihkan dapur, di bawah kompor saya menemukan bangkai cicak, kecoa, lalat, bahkan sempat jadi tempat persembunyian tikus! Huaaa ... tidaaaak! Ini tak bisa dibiarkan! Memangnya kompor saya kuburan?

Gara-gara dapur yang tidak higienis seperti itu, saya benar-benar kehilangan mood dalam memasak dan membersihkan dapur. Akhirnya, saya memutuskan untuk langganan catering saja. Tak perlu repot masuk dapur.

Tapi, ternyata catering tak menyelesaikan masalah. Justru datang masalah baru. Saya sekeluarga jadi sering terkena penyakit yang berhubungan dengan pencernaan. Kemungkinan karena masakan catering yang tak terjamin kebersihan dan kualitas bahan bakunya, ditambah lagi dengan penambahan zat-zat aditif seperti MSG dan sebagainya. Walaaah ... tambah pusing, deh, saya. Kacau-balau ... galau ... adauuuu!

Hingga suatu hari, saya berkunjung ke rumah sepupu saya dan masuk ke dapurnya yang rapi dan bersih. Melihat kompor tanam Modena yang dipakainya, saya jadi tertarik. Jujur saja, selama ini saya (karena tujuh tahun tinggal di luar negeri) tidak tahu bahwa kompor tanam tersedia di Aceh. Ternyata, Modena Indonesia telah hadir di Indonesia sejak tahun 1981, ya? Pantas saja jangkauannya sudah sampai ke Aceh. Duh, kuper-nya saya!

Akhirnya, saya bertekad, jika kelak mempunyai rumah sendiri, saya juga akan memakai kompor tanam Modena.
Smart Living

Ketika kemudian saya membangun rumah sendiri, saya mulai bergerilya mencari toko yang menjual kompor tanam Modena. Tak gampang memang, karena Banda Aceh adalah kota kecil. Saya sempat menemukan sebuah toko yang menjual kompor-kompor tanam merek lain, tapi saya tidak sreg. Ada yang modelnya lumayan, tapi harganya selangit. Ada yang murah, tapi modelnya tidak keren, belum lagi penggunaannya yang tidak praktis. Dan yang lebih parah, kalau ingin servis atau ganti suku cadang, pembeli harus pergi ke Medan karena di Banda Aceh tak tersedia.

Saya pun kembali pergi dan bertanya dari satu toko ke toko lainnya sampai kemudian saya menemukan sebuah toko yang menjual kompor tanam Modena. Melihat modelnya yang modern dan elegan, saya langsung jatuh cinta pada pandangan pertama. Tapi, eits ... tunggu dulu. Bagaimana dengan harganya?
Saya bersorak dalam hati dan pasang wajah sumringah begitu si penjual menyebut harga kompor Modena tersebut. Ternyata, harganya jauh lebih murah dibandingkan merek-merek yang saya temukan di toko sebelumnya. Dan yang lebih penting, servis dan ganti suku cadang dapat dilakukan di Banda Aceh. Wah, rezeki saya, nih! Tanpa banyak ba-bi-bu lagi, saya langsung membeli kompor tanam Modena impian saya itu. Horeee ... akhirnya saya punya kompor tanam!

Akhirnya, ketika rumah baru saya selesai dibangun, dapur baru saya pun dilengkapi kompor tanam Modena yang cantik. Tampilan dapur saya yang sebenarnya biasa-biasa saja, kini jadi terkesan lebih eksklusif dengan hadirnya kompor Modena yang menyatu dengan meja dapur.

Tentu saja saya tidak lagi menjadi Upik Abu, melainkan berubah menjadi Cinderella. Bagaimana tidak? Tidak ada lagi, tuh, gosok-gosok kompor pakai sabut stainless steel. Tidak ada lagi selang kompor yang berkarat gara-gara sering terkena sampah dapur dan noda makanan. Dan, tentu saja tidak memberi celah bagi binatang-binatang kecil untuk bersembunyi di bawah kompor. Proses pembersihan dapur jadi lebih singkat dan mudah. Tinggal dilap dengan spons/kain yang sudah dibasahi dengan air sabun encer atau pembersih dapur khusus, beres, deh!

Meskipun rumah saya cukup besar, tetapi saya lebih suka dapur yang kecil dan ringkas agar area kotor dan berantakan di rumah tak terlalu luas. Dan, kompor tanam Modena adalah pilihan paling ideal bagi keinginan saya ini. Coba lihat dapur saya sekarang, rapi, bersih, dan stylish, kan?
 
Catering? Bye bye saja, deh! Sekarang saya rajin masak sendiri. Lebih terjamin kesehatan dan kebersihannya. Keluarga saya pun jadi lebih sehat. Bukan cuma saya, lho, yang jadi betah masak di dapur. Putra saya (11 tahun) juga senang bereksperimen di dapur. Dia rajin membuat sarapan dan snack sendiri sekaligus untuk adik-adiknya. Memang bukan masakan yang rumit-rumit; setingkat puding, roti bakar, pisang bakar, scramble egg, dan lain-lain yang gampang-gampang.

Wah, ternyata, meskipun kelihatannya canggih, tapi kompor Modena ini praktis banget penggunaannya, ya. Buktinya, putra saya yang masih kecil saja tidak mengalami kendala menggunakannya.

Kompor Modena memang top banget, deh. Memasak jadi gampang, dapur pun bersih, rapi dan cantik. Betul-betul menunjang gaya hidup modern masyarakat Indonesia dalam tiga lini kategori, yaitu cooking, cleaning & cooling. Modena senantiasa menekankan pada aspek estetika desain, kaya akan fitur yang memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi pengguna (user friendly), menerapkan teknologi terkini, serta ramah lingkungan. Wow, komplet, deh!

Tidak salah saya memilih Modena karena merupakan solusi cerdas dalam menciptakan smart living dan menciptakan kualitas hidup yang lebih baik, seperti yang saya idam-idamkan. Pokoknya, saya rekomendasikan Modena bagi masyarakat Indonesia, deh, khususnya bagi ibu-ibu yang smart seperti saya, hehehe ....

Asyiknya lagi, Modena juga eksis di sosial media, lho. Klik saja link-nya: fb.me/MODENAIndonesia, fb.me/MODENACookingClub, Twitter @MODENAIndonesia, Pinterest.com/MODENAid, Youtube.com/MODENAIndonesia dan Flickr.com/MODENAIndonesia. Jadi, kita bisa sharing, bertanya, dan mendapatkan info-info terkini terkait produk-produk Modena. Eh, bisa nambah teman juga, lho. Mantap betul, ya!

Setelah merasakan nyamannya memakai produk Modena, jadi pengin, deh, punya produk-produk Modena yang lain; seperti oven, microwave, kulkas, dan banyak lagi seperti gambar-gambar di bawah ini:
Wuih ... keren-keren banget, kan? Mudah-mudahan impian saya kesampaian, ya, biar dapur saya makin bling-bling dengan produk-produk Modena. Dan kitchen nightmare? No more! []

(Tulisan ini menjadi pemenang II Blog Contest My Story with Modena, 2012)
e0fdf972b949f2c5949054b887442f5c_modena2

9 komentar:

  1. Browsing info service center Modena, malah nemu blog mba Beby. Salam kenal mba. Btw sepengetahuan mba Beby, di banda aceh ada layanan purna jual Modena ga mba? Terima kasih sebelumnya :)

    BalasHapus
  2. Halo, salam kenal. Dulu dari tokonya dikasih nomor telepon orang modena. Kebetulan kompor modena yang saya beli ternyata cacat. Trus sama org modena diganti baru. Cuma sekarang org tsb udah gak kerja lagi di modena. Saya gak tau lagi deh, hrs ke siapa.

    BalasHapus
  3. KAMI SEKELUARGA MENGUCAPKAN BANYAK TERIMA KASIH ATAS BANTUANNYA MBAH , NOMOR YANG MBAH BERIKAN/ 4D SGP& HK SAYA DAPAT (350) JUTA ALHAMDULILLAH TEMBUS, SELURUH HUTANG2 SAYA SUDAH SAYA LUNAS DAN KAMI BISAH USAHA LAGI. JIKA ANDA INGIN SEPERTI SAYA HUB MBAH_PURO _085_342_734_904_ terima kasih.

    KAMI SEKELUARGA MENGUCAPKAN BANYAK TERIMA KASIH ATAS BANTUANNYA MBAH , NOMOR YANG MBAH BERIKAN/ 4D SGP& HK SAYA DAPAT (350) JUTA ALHAMDULILLAH TEMBUS, SELURUH HUTANG2 SAYA SUDAH SAYA LUNAS DAN KAMI BISAH USAHA LAGI. JIKA ANDA INGIN SEPERTI SAYA HUB MBAH_PURO _085_342_734_904_ terima kasih.


    KAMI SEKELUARGA MENGUCAPKAN BANYAK TERIMA KASIH ATAS BANTUANNYA MBAH , NOMOR YANG MBAH BERIKAN/ 4D SGP& HK SAYA DAPAT (350) JUTA ALHAMDULILLAH TEMBUS, SELURUH HUTANG2 SAYA SUDAH SAYA LUNAS DAN KAMI BISAH USAHA LAGI. JIKA ANDA INGIN SEPERTI SAYA HUB MBAH_PURO _085_342_734_904_ terima kasih.

    BalasHapus
  4. Mba Beby...apakah selang dan regulatornya sama seperti yg dipakai di kompor gas biasa? Apakah wkt itu mba bs pasang sndiri kompornya atau hrs pakai jasa insalasi dr modena?

    BalasHapus
  5. Mba Beby...apakah selang dan regulatornya sama seperti yg dipakai di kompor gas biasa? Apakah wkt itu mba bs pasang sndiri kompornya atau hrs pakai jasa insalasi dr modena?

    BalasHapus
  6. Bener banget mba, akhirnya kompor tanam modena menghiasi dapur kami, istri jg tambah betah berlama2 didapur, tambah rajin masak. Tampilannya jg elegan. Nih ada video kompornya yg ane pasang sendiri didapur
    https://youtu.be/5YAecfyTN1A

    BalasHapus
  7. mb aku juga lgi pengen beli kompor gas tanam modena nih

    BalasHapus
  8. Rumah kakak saya pakai kompor tanam modena....

    Tapi yaa ampuunn... Pas dipakai ngrebus air pakai panci lamanyaaaa bukan main.
    Saya bikin agar di rumah pakai komoor gas biasa. Cuma butuh bbrp menit mendidih. Tapi pakai modena. Hampir 1 jam. Padahal sudah nyalakan api maksimal.
    Ini kira" memang kompornya begitu. Atau kompornya kakak saya yg error yaaa. Mohon dijawab...trimakasih

    BalasHapus
  9. Modena kompor ......mgajarkan kita menjadi koki profesional.....👍

    BalasHapus